Pergi ke kota tua jakarta

04.07.00


Liburan akhir tahun kemarin saya dan keluarga menyempatkan diri pergi ke kota tua jakarta . Kota tua ini bisa anda jadikan alternatif tempat wisata jalan-jalan yang ada di jakarta. Menurut informasi yang saya dapat dari wikipedia, kota tua juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama yang berada di kota Jakarta dengan luas kira-kira 1,3 kilometer persegi, dan pada abad ke-16 oleh pelayar Eropa wilayah ini dianggap sebagai pusat perdagangan untuk benua Asia karena lokasinya yang strategis dan sumber daya melimpah.


Bila anda ingin pergi wisata jalan-jalan kesana, jangan takut kesasar. Lokasi kota tua ini mudah di cari karena dekat dengan stasiun jakarta kota atau bisa disebut juga stasiun beos. Dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari arah stasiun dengan jarak kira-kira 200 meter anda sudah sampai ditempat ini. Di kota tua ini ada 5 buah museum yang merupakan gedung/rumah sejarah yang dapat anda kunjungi. Museum tersebut antara lain :


1. Museum fatahillah
Museum Fatahillah / Museum Sejarah Jakarta / Museum Batavia, dahulunya adalah sebuah Balai Kota Batavia (Stadhuis van Batavia) yang dibangun pada tahun 1707-1710 . Gedung ini mirip dengan istana Dam di Amsterdam-Belanda, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara. Di Museum Fatahillah ini anda bisa mendapatkan informasi mengenai sejarah kota jakarta.

Biasanya para pengunjung ramai berkumpul di lapangan didepan museum ini. Ada yang berkeliling bersepeda dengan menyewa sepeda ontel ataupun ber photo. Saya dan keluarga pun tidak ketinggalan, asyik ber photo ria. Banyak obyek ditempat ini yang dapat kita jadikan lokasi untuk photo bersama keluarga. Ondel-ondel, Manusia patung, manusia terbang, manusia robot, noni belanda dan lain-lain juga ada di kota tua ini yang bersedia photo bersama anda dengan diberi imbalan seikhlasnya.

Ada beberapa bangunan yang berdekatan dengan museum fatahillah ini seperti cafe batavia dan juga kantor pos dengan arsitektur gaya eropa.


2. Museum wayang
Gedung ini telah beberapa kali mengalami perombakan. Pada awalnya bangunan ini bernama De Oude Hollandsche Kerk (Gereja Lama Belanda) dan dibangun pertamakali pada tahun 1640. Tahun 1732 diperbaiki dan berganti nama De Nieuwe Hollandse Kerk (Gereja Baru Belanda) hingga tahun1808 akibat hancur oleh gempa bumi pada tahun yang sama. Di atas tanah bekas reruntuhan inilah dibangun gedung museum wayang dan diresmikan pemakaiannya sebagai museum pada13 Agustus1975.

Walaupun dipugar beberapa kali namun beberapa bagian gereja lama dan baru masih tampak terlihat dalam bangunan ini. Museum Wayang berisi berbagai jenis dan bentuk wayang dari seluruh Indonesia, baik yang terbuat dari kayu dan kulit maupun bahan-bahan lain. Tetapi wayang dari luar negeri juga ada seperti dari Republik Rakyat Tiongkok dan Kamboja. Wayang yang ada disini adalah wayang kulit, wayang golek, wayang kardus, wayang rumput, wayang janur, topeng, boneka, wayang beber dan gamelan.


3. Museum seni rupa dan keramik
Gedung yang dibangun pada12 Januari1870 itu awalnya digunakan oleh Pemerintah Hindia-Belanda untuk Kantor Dewan Kehakiman pada Benteng Batavia (Ordinaris Raad van Justitie Binnen Het Kasteel Batavia). Pada tahun 1973-1976, gedung tersebut pernah digunakan untuk Kantor Walikota Jakarta Barat.  Baru pada th 1990 bangunan itu akhirnya digunakan sebagai Museum Seni Rupa dan Keramik yang dirawat oleh Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta. Museum Seni Rupa dan Keramik ini memiliki barang-barang koleksi yang terbuat dari keramik seperti lukisan dan patung.


4. Museum bank indonesia
Gedung ini dibangun pertama kali pada tahun1828 yang awal mulanya adalah De Javasche Bank. Museum ini menyajikan informasi perjalanan sejarah bank indonesia yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953. Di museum bank indonesia ini terdapat pula koleksi benda bersejarah pada masa sebelum terbentuknya Bank Indonesia, seperti pada masa kerajaan-kerajaan Nusantara, antara lain berupa koleksi uang numismatik. Dan untuk mempermudah pengunjung disediakan teknologi modern dan multi media, seperti display elektronik, panel statik, televisi plasma, dan diorama.


5. Museum Bank Mandiri
Gedung ini mulai dibangun tahun 1929 dan pada tanggal 14 Januari1933 dibuka secara resmi Oleh C.J Karel Van Aalst, Presiden NHM ke-10. Koleksi museum terdiri dari berbagai macam koleksi yang terkait dengan aktivitas perbankan "tempo doeloe" dan perkembangannya. koleksi yang dimiliki museum bank mandiri ini adalah mulai dari perlengkapan operasional bank, surat berharga, mata uang kuno (numismatik),brandkast, dan lain-lain.


Tidak terasa sudah beberapa jam saya dan keluarga berada di kota tua jakarta. Waktu sudah sore hari, saatnya untuk pulang kerumah. Dan sesampainya kembali dirumah baru terasa kalau kaki pegal-pegal. Tapi tidak apa-apa deh..Yang penting liburan bersama keluarga memberikan pengalaman dan ilmu baru bagi kami dengan pergi ke kota tua jakarta.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Saya sangat mengharapkan komentar dari pembaca artikel ini untuk kemajuan blog ini. Berkomentarlah sesuai isi artikel dan bukan spam. EmoticonEmoticon